Tuesday, May 6, 2008

WORLD CRISIS??!!
Keputusan pemerintah yang sebentar lagi akan menaikkan harga BBM di Indonesia tentu akan meresahkan masyarakat, betapa tidak, begitu berat beban yang akan dipikul oleh masyarakat atas kenaikkan harga tersebut. Dan jika kita perhatikan sekarang-sekarang ini banyak sekali masalah-masalah besar yang kita hadapi, tidak hanya dalam lingkup masyarakat di dalam negeri namun menjadi maslah bagi setiap bangsa di dunia, seputar masalah krisis pangan, krisis energi,krisis lingkungan, sampai krisis kemanan yang tentunya hal ini akan menjadi krisis peradaban dunia. Karena begitu kuatnya pengaruh yang akan ditimbulkan dari permasalah-permasalahan tersebut.

Hal ini jika kita sebagai masyarakat dunia tidak memiliki solusi yang tepat dalam mengatasi permasalahan tersebut…bisa menjadi petaka buruk bagi dunia, dunia akan terancam, peradaban yang sudah terbangun pun akan terancam eksistensinya. Sebagai contoh,,ketika krisis pangan memuncak, ini akan memicu kompetisi dalam hal mendapatkan sumber pangan, ketika ini terus terjadi sedangkan sumberdaya pangan semakin langka,,tentu akan memicu konflik yang tidak mustahil akan menimbulkan perang…tak bisa dipungkiri bahwa hanya karena urusan minyak,,Amerika dengan mudah menyerang irak dengan segala dalih yang lain seperti politik, keamanan, terorisme,,yang terbukti tidak ada, yang nyata adalah pengambilalihan kilang-kilang minyak oleh perusahaan-perusahaan asal amerika yang menjadi raja baru disana untuk menopang kebutuhan minyak AS yang begitu besar yang tidak sanggup dipenuhi tanpa ada paksaan semacam itu..

Nah bagaimana dengan Indonesia sendiri?? Sejenak kalau kita renungkan peristiwa-peristiwa yang tentu tidak hilang dari ingatan kita seperti seorang ibu dan beberapa anaknya mati kelaparan di Sulawesi selatan,,seorang ibu yang tega membunuh anaknya sendiri karena tidak dapat menjamin ekonominya, atau jangan jauh-jauh kita lihat saja potret ibu kota sendiri yang masih dijejali oleh orang-orang miskin yang tanpa lelah mengadu nasibnya di Jakarta dengan hanya berbekal tekad, tidur dimanapun jadi..sehingga rumah-rumah kumuh semakin meraja lela di pinggir sungai, di kolong jembatan, di terminal atau stasiun,,bahkan di pinggir jalan langsung..

Apakah yang terjadi dengan mereka ketika tuntutan hidup semakin menghimpit,,jika kita hanya berpikir masalah tentu tidak akan ada habisnya, namun satu hal saja kesemua itu pun jangan sampai kita lewatkan saja tanpa ada kepedulian sedikitpun dari kita, semua itu ada dan nyata..

No comments: