Wednesday, April 16, 2008

Ke Ketahun (2)

Memang banyak melakukan perjalanan itu banyak hikmahnya, terutama merambah dunia baru, lingkungan baru dengan orang-orang baru yang beragam. Ketahun, sebuah kecamatan yang ada di ujung utara Kabupaten Bengkulu Utara contohnya, sedikit banyak menambah wawasan dan pengalaman baru yang berharga buatku.

sekitar 20 tahun yang lalu kawasan itu belum banyak dilirik orang, hanya orang-orang yang terpaksa aja yang mau tinggal disana.Betapa tidak-meskipun berada di daerah pesisir pantai yang cukup indah, Ketahun seperti wilayah lainnya di Bengkulu merupakan daerah rawan gempa bumi dan tsunami, belum ada listrik dan merupakan hutan belantara, sepi, sunyi dan mencekam..

Namun semua berubah dengan cukup pesat,, salut dengan para transmigran asal Jawa. Mimpi-mimpi mereka untuk bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik di tempat lain dengan bermodal 2 hektar tanah yang dikasih pemerintah benar-benar terwujud disana..
kehidupan mereka jauh lebih baik, setidaknya itu yang diakui oleh masyarakat disana. Seperti sosok Mas Wahid (di foto yang ditengah, bersama istri dan putri pertamanya), lulusan pesantren gontor itu bahkan tidak sekedar mencari kehidupan ekonomi yang lebih baik, namun lebih jauh dari itu, disana beliau membangun sebuah pesantren dan giat bedakwah disana..(bersambung)

Friday, April 11, 2008

COBLOS NO 4!

Ahad ini mau ada pilkada jabar..sebuah pertanyaan besar bagi setiap orang adalah 'siapa yg mesti saya pilih?'.Pertanyaan yang sederhana namun tentu tidak sederhana untuk dijawab..Tidak mudah untuk mencari pemimpin yang ideal di jaman sekarang ini_setidaknya di Indonesia.Setiap orang menginginkan sosok pemimpin yang adil,menjadi sosok pahlawan yang memberikan solusi atas semua permasalahan yang kita hadapi saat ini.Setiap orang merindukan pemimpin yang bisa mensejahterakan rakyatnya,pemimpin yang bisa membawa perubahan besar.Kita tentu tidak menginginkan kemiskinan masih menghiasi media-media,kebodohan,pengangguran dan krisis moral yang semakin menjadi-jadi rasanya setiap saat ada disekitar kita,bahkan bisa jadi itu bagian dari diri kita

Sosok itu masih jauh tampaknya.ini bukan berarti pesimis dan apatis terhadap kenyataan yang ada.namun justru sebaliknya,kita mesti tetap memilih satu yang terbaik diantara mereka,karena itu sangat menentukan.tapi penting untuk kita sadari bahwa ada hal-hal lainnya yg selanjutnya harus terus kita perjuangkan.saya teringat satu keterangan bahwa sosok pemimpin itu tergantung ummatnya..dan memang begitulah adanya.pemimpin ditentukan oleh ummat,,jadi yang lebih penting adalah bagaimana membangun ummat ini..membangun individu-individu supaya memiliki kualitas terbaik.kalau proses ini terus berjalan dengan baik,,sosok pemimpin yang kita idamkan akan lebih mudah kita temukan..

SO..untuk yang ahad ini pilihlah Nomor 4 hehe.. ya setiap orang mungkin sudah dewasa,lihat aja pribadi2nya dan orang2 disekitarnya seperti apa,tanya dan gali infonya..then u choose the best!

Monday, April 7, 2008

KE KETAHUN


Sungguh hari-hari yang melelahkan minggu ini..mendadak hari rabu 2 april kemarin disuruh ke bengkulu ama big boss, baru dikasih tahu hari selasa! weih bagaimana gak kaget,,belum pernah sekalipun aku terbang pake pesawat, langsung ke luar Jawa lagi..persiapan cuma setengah hari!

tapi bukan Irwan kalau tidak bisa siap hari itu..apapun aku saat itu, aku musti siap, bukankah itu yang akan membuat aku jadi berubah..memiliki pengalaman baru yang berharga naek pesawat,,haha dasar wong ndeso.. =D, yang lebih penting sih bisa tahu lingkungan baru disana yang berbeda, ketemu orang baru, dapet kenalan baru.. (bersambung)

Friday, March 28, 2008

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam perekonomian domestik semakin meningkat terutama setelah krisis 1997. UMKM mempunyai potensi dan peranan yang sangat penting dan strategis dalam mendukung perekonomian nasional. Pada masa krisis, UMKM menunjukkan kemampuannya dalam menghadapi krisis, sementara usaha besar banyak yang terpuruk karena banyak bergantung pada pinjaman luar negeri.

Pada tahun 2006, peran UMKM terhadap penciptaan PDB nasional tercatat sebesar Rp. 1.778,75 triliun atau 53,28 persen dari total PDB nasional, mengalami perkembangan sebesar Rp. 287,68 triliun atau 19,29 persen dibanding tahun 2005. Kontribusi Usaha Kecil tercatat sebesar Rp. 1.257,65 triliun atau 37,67 persen dan Usaha Menengah sebesar Rp. 521,09 triliun atau 15,61 persen, selebihnya sebesar Rp. 1.559,45 triliun atau 46,72 persen merupakan kontribusi Usaha Besar

Thursday, March 27, 2008

BPD untuk Pengembangan Ekonomi Daerah


Dalam API yang akan mulai berlaku 2010, BPD dikategorikan sebagai bank fokus, yaitu bank dengan fokus daerah. Di kelas ini, BPD diharapkan memiliki modal inti antara Rp100 miliar sampai dengan Rp10 triliun.Hingga Januari 2008 terdapat 26 BPD dengan 1.267 kantor di seluruh wilayah Indonesia, dari jumlah tersebut terdapat 14 BPD yang telah membuka layanan syariah seperti pada tabel berikut :

Tabel 2. Daftar Bank Pemberdayaan Daerah (BPD) yang telah membuka Layanan Syariah Per- Januari 2008

No

Nama BPD

KP/UUS

KPO/KC

KCP

KK

1

PT Bank Jabar

1

5

1

0

2

PT Bank DKI

1

1

0

5

3

BPD Riau

1

2

0

1

4

BPD Kalsel

1

2

0

0

5

BPD Sumatera Utara

1

2

0

0

6

BPD Aceh

1

1

3

0

7

BPD Nusa Tenggara Barat

1

1

0

0

8

BPD Kalimantan Barat

1

1

0

0

9

BPD Sumatera Selatan

1

1

0

0

10

BPD Kalimantan Timur

1

1

0

0

11

BPD DIY

1

1

0

0

12

BPD Sulawesi Selatan

1

1

0

0

13

BPD Sumatera Barat

1

1

0

0

14

BPD Jawa Timur

1

1

0

0

KP/UUS: Kantor Pusat/Unit Usaha Syariah, KPO/KC: Kantor Pusat Operasional/ Kantor Cabang, KCP: Kantor Cabang Pembantu, KK: Kantor Kas

Dengan semakin banyaknya BPD yang membuka UUS tentunya akan berperan untuk meningkatkan peran perbankan syariah secara keseluruhan dalam memberdayakan UMKM dan mengembangkan ekonomi daerah pada khususnya karena secara khusus BPD berbasis ekonomi daerah

Sektor ekonomi yang mendapatkan kredit/pembiayaan tertinggi dari BPD secara berurutan adalah sektor usaha lain-lain (71,39%) ; usaha perdagangan, restoran dan hotel (13,29%) ; usaha kontruksi (5,92%) , usaha jasa dunia usaha (3,36%) dan usaha pertanian, perburuan dan sarana pertanian (3,20%) dari jumlah total kredit/pembiayaan sebesar Rp.71,523 Triliun

Sektor usaha lain-lain menunjukan komposisi yang sangat tinggi dibanding sektor usaha lainnya. Hal ini perlu diidentifikasi lebih lanjut untuk menemukan potensi usaha daerah yang termasuk didalamnya yang mungkin menjadi sektor yang bisa diunggulkan. Sedangkan untuk sektor usaha yang sudah jelas teridentifikasi seperti usaha perdagangan, restoran dan hotel ini akan lebih mudah dikembangkan lebih lanjut.

Dari total kredit/pembiayaan yang diberikan BPD tersebut , 94,39% disalurkan kepada UMKM yakni sebesar Rp.67,508 Triliun per Januari 2008 dan sisanya untuk usaha besar. Ini menunjukan bahwa BPD sangat berperan besar memberdayakan dan mengembangkan UMKM di daerah

Perkembangan yang terjadi selama ini dari berbagai program yang dikemukakan oleh Pemerintah memberikan optimisme bagi peningkatan kegiatan ekonomi ke depan, khususnya bagi pengembangan sektor UMKM.Bahkan diperkirakan sektor UMKM akan

mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi dan akan semakin berperan ke depan.

Disamping itu pemerintah demikian serius untuk mengatasi berbagai permasalahan yang menjadi faktor penyebab buruknya iklim investasi selama ini, seperti masalah KKN, penegakkan dan kepastian hukum,masalah pertahanan dan keamanan,perpajakan maupun ketenagakerjaan,serta pelayanan birokrasi baik di pemerintah pusat maupun daerah.

Respon dari investor, baik di dalam negeri maupun dari luar negeri, nampak demikian kuat sehingga diperkirakan mereka akan semakin tertarik untuk menanamkan investasinya di Indonesia. Perbaikan iklim investasi ini jelas akan semakin meningkatkan kegiatan ekonomi ke depan, dengan perkiraan pertumbuhan ekonomi mencapai sekitar 7% pada tahun 2008-2009.

Program pengembangan untuk peningkatan pertumbuhan dan peran sektor UMKM dalam perekonomian nasional ke depan sangatlah menjanjikan. Apalagi dukungan pembiayaan dari sektor keuangan, khususnya industri perbankan syariah, diperkirakan juga akan semakin kuat dan meningkat

Upaya pengembangan sektor UMKM terus memerlukan penguatan strategi kedepan, khususnya dalam hal penciptaan iklim investasi dan iklim usaha yang kondusif, peningkatan kewirausahaan, penguatan pembiayaan, maupun pengembangan berbagai lembaga penunjang untuk sektor UMKM. Perkembangan dan prospek seperti ini diharapkan akan mendukung peningkatan peran penting sektor UMKM dalam perekonomian nasional.